Rabu, 15 Oktober 2014


KESEDIHAN HATI

Kali ini, hidupku dipenuhi oleh sesuatu yang membuatku bersedih. Ya ... kau tahu kan jika anak remaja memikirkan seorang yang di cintainya. Dia begitu sopan dan penuh canda. Tapi, kenapa??  Setelah aku mencintainya, dia sudah ada yang mendampingi. Bagaimana bisa aku melupan nya begitu saja. Dia mengetahui tentang agama islam dan sejarah nya, dia sangat lucu, dia membuatku tertawa saat di depan nya, dia begitu percaya diri. Apakah aku harus melupakan nya?? Kenangan yang ku peroleh darinya beitu indah. Aku sudah berusaha untuk tidak menatap matanya yang indah. Tapi, bagaimana bisa?  Setiap aku dan dia saling bertemu, dia selalu melihat ku dan mengaja ku bicara. Apakah aku harus menolak ketika berbicara dengannya?  Itu membuat dia curiga kalau aku menyayanginya.
Yaahhh .. aku tidak bisa mengatakannya pada dia yang sebenarnya. Itu akan membuatnya menjauh dariku, dan aku tidak mau itu terjadi. Melihatnya bahagia dan tersenyum di depanku membuatku senang walau aku merasa cemburu. Karna senyum dan senangnya dia buakn untukku. Pada dasarnya aku tak ingin menjauh darimu, tapi  aku sadar. Aku bukan siapa-siapanya dirimu. Aku mencoba tuk meyakuinkan diriku bahwa kau hanyalah sebuah teman. Tapi, apa daya .. diriku hanya seorang mmanusia biasa, yang tidak bisa meyakinkan cinta yang u punya untukmu.
Kebanyakan cewek mungkin akan mengatakan nya terus terang, tapi aku bukan seperti cewek-cewek yang kebanyakan. Walau dia bukan untukku, walau cintanya bukan buatku, aku akan selalu menyayanginya. Sampai kapanpun ...
Kini, ku tak pernah bertemu dengannya. Yaaa, kalau bertemu mungkin 2 minggu 1 kali itu saja karna ada rapat yang di adakan 2 minggu 1 kali. Itu membuatku rindu dengannya. Matanya yang indah dan tawa guraunya  membuatku makin rindu dengannya. Entah.. kapan lagi aku bisa bertemu dengannya. Jiwa ini terus memikirkannya.
Apa yang dia lakukan saat ini?...
 Apa yang dia pikirkan saat ini? ...
Apakah dia selalu tersenyum? ...
 Apakah dia selalu tertawa?...
Dan jujur, aku selalu memikirkannya.
Akankah dia akan menyadarinya, bahwa aku sangat mencintainya??
Semoga “TIDAK” ........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar