KESEDIHAN HATI
Kali
ini, hidupku dipenuhi oleh sesuatu yang membuatku bersedih. Ya ... kau tahu kan
jika anak remaja memikirkan seorang yang di cintainya. Dia begitu sopan dan
penuh canda. Tapi, kenapa?? Setelah aku
mencintainya, dia sudah ada yang mendampingi. Bagaimana bisa aku melupan nya
begitu saja. Dia mengetahui tentang agama islam dan sejarah nya, dia sangat
lucu, dia membuatku tertawa saat di depan nya, dia begitu percaya diri. Apakah
aku harus melupakan nya?? Kenangan yang ku peroleh darinya beitu indah. Aku
sudah berusaha untuk tidak menatap matanya yang indah. Tapi, bagaimana bisa? Setiap aku dan dia saling bertemu, dia selalu
melihat ku dan mengaja ku bicara. Apakah aku harus menolak ketika berbicara
dengannya? Itu membuat dia curiga kalau
aku menyayanginya.
Yaahhh
.. aku tidak bisa mengatakannya pada dia yang sebenarnya. Itu akan membuatnya
menjauh dariku, dan aku tidak mau itu terjadi. Melihatnya bahagia dan tersenyum
di depanku membuatku senang walau aku merasa cemburu. Karna senyum dan
senangnya dia buakn untukku. Pada dasarnya aku tak ingin menjauh darimu,
tapi aku sadar. Aku bukan siapa-siapanya
dirimu. Aku mencoba tuk meyakuinkan diriku bahwa kau hanyalah sebuah teman.
Tapi, apa daya .. diriku hanya seorang mmanusia biasa, yang tidak bisa
meyakinkan cinta yang u punya untukmu.
Kebanyakan
cewek mungkin akan mengatakan nya terus terang, tapi aku bukan seperti
cewek-cewek yang kebanyakan. Walau dia bukan untukku, walau cintanya bukan
buatku, aku akan selalu menyayanginya. Sampai kapanpun ...
Kini,
ku tak pernah bertemu dengannya. Yaaa, kalau bertemu mungkin 2 minggu 1 kali
itu saja karna ada rapat yang di adakan 2 minggu 1 kali. Itu membuatku rindu
dengannya. Matanya yang indah dan tawa guraunya
membuatku makin rindu dengannya. Entah.. kapan lagi aku bisa bertemu
dengannya. Jiwa ini terus memikirkannya.
Apa
yang dia lakukan saat ini?...
Apa yang dia pikirkan saat ini? ...
Apakah
dia selalu tersenyum? ...
Apakah dia selalu tertawa?...
Dan
jujur, aku selalu memikirkannya.
Akankah dia akan
menyadarinya, bahwa aku sangat mencintainya??
Semoga “TIDAK”
........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar